Kami duduk jongkok berhadap-hadapan. Wajah kami sangat dekat, sampai saya dapat merasakan bau kamfer dari kain kafannya. Dia mulai berusaha berkomunikasi. Suara itu lebih mirip menggumam. “Dddengarkaaan..saya..mau bicaraaaa" Saya mengirim pesan balasan kepadanya. "TIDAK SUDI!" Saya segera mengubah posisinya, walau masih dalam posisi jongkok, supaya tidak lagi berhadapan dengannya. Sialnya dia juga mengubah posisinya, sehingga kami tetap berhadap-hadapan. Suara makhluk itu bergema lagi. “Dddengarkaaan..sayaa..mau bicaraaaa” Buku ini adalah buku pertama saya yang bercerita tentang pengalaman hidup saya sebagai seorang indigo. Menjadi indigo bukanlah suatu pilihan. Perlu waktu bertahun-tahun untuk menerimanya sebagai jalan hidup saya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.