Pagi terlalu cepat menabrakan dirinya pada malam yang tersisih, aku masih mengigil di dekap puisi. Di halaman depan segalanya masih terasa lembab karena hujan semalaman, bias-bias cahaya yang berpendar lewat pohon di kebun mengingatkan aku kepada manis senyumnya. Jadi Tuhan, biarkan mengering sepatuku, aku janji tidak akan hujan-hujanan, tetapi tidak janji kalau nanti malam bertemu dengan Cindy.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.