"Aku memberanikan diri memajukan tubuhku. Meletakkan jari-jariku pada kepala dan ekor celengan ayam. “Uang di ... sini, banyak tidak ... Bu?” tanyaku terpatah-patah. “Emm, lumayan kayaknya.” Perempuan itu mengalihkan pandangan pada celengan ayamku. “Gimana kalau Alifa hitung dulu di rumah, setelah itu baru ke sini lagi sama Mama atau Papa?” “Lumayan itu ... artinya ... banyak?” Perempuan itu menatapku bingung. “Ya. Kira-kira begitu. Memangnya, Alifa menabung untuk apa?” “Untuk ... membeli ... Ibu.” "
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.