Tahu dan tempe bukan sekadar nama makanan bagi masyarakat Indonesia. Keduanya adalah identitas, saksi bisu sejarah kuliner Nusantara, dan penyelamat gizi bangsa dari generasi ke generasi. Namun, sudah terlalu lama kita membiarkan kedua "emas putih" ini terperangkap dalam stigma sebagai makanan kelas dua atau sekadar lauk pauk sederhana yang harganya dipatok murah. Di era Ekonomi Kreatif saat ini, paradigma tersebut harus kita ubah. Dunia sedang bergerak menuju gaya hidup sehat dan pola makan berbasis nabati (plant-based). Tempe, yang merupakan warisan asli Indonesia, kini dipuja sebagai superfood di panggung global. Ini adalah peluang emas bagi para pelaku UMKM Indonesia untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama yang membawa produk lokal naik kelas. Buku ini disusun sebagai panduan praktis bagi siapa saja-baik Anda yang baru ingin memulai usaha dari dapur rumah, maupun pelaku UMKM yang ingin melakukan inovasi produk.
Unduh untuk perangkat lain: