Manusia tidak hanya hidup dengan pikiran dan perilaku, tetapi juga dengan keyakinan, nilai, hati, dan hubungan spiritual yang memberi makna pada kehidupannya. Di sinilah psikologi Islam menawarkan cara pandang yang lebih luas dalam memahami manusia, dengan mempertemukan dimensi kejiwaan dan nilai-nilai Islam dalam satu kerangka pemahaman yang utuh. Buku ini mengajak pembaca menelusuri perkembangan psikologi Islam, dialognya dengan psikologi modern, proses berpikir dan kesadaran, pengalaman spiritual, hingga konsep sabar, iman, ketakwaan, amal saleh, dan filantropi. Pembahasan tidak berhenti pada pemaknaan konsep, tetapi bergerak menuju upaya memahami dan mengukurnya secara ilmiah melalui konstruksi teori, grounded theory, adaptasi instrumen, serta pengujian validitas dan reliabilitas. Kehadiran temuan empiris mengenai kesabaran, perilaku keimanan, dan amal saleh memperlihatkan bahwa nilai-nilai Islam memiliki ruang yang kuat untuk dikembangkan menjadi konstruk psikologis yang dapat dipahami dalam konteks kehidupan Muslim Indonesia. Buku ini menjadi ruang perjumpaan antara spiritualitas dan ilmu pengetahuan, antara khazanah Islam dan metodologi psikologi, sekaligus menawarkan perspektif bahwa memahami manusia secara utuh berarti tidak memisahkan dimensi psikologis dari nilai-nilai yang memberi arah pada kehidupannya.
Unduh untuk perangkat lain: