Mengapa shalat yang dikerjakan setiap hari terkadang belum menghadirkan ketenangan dan perubahan dalam kehidupan? Bagaimana agar lisan, gerakan tubuh, dan hati berjalan bersama dalam menghadap Allah? Buku *Rahasia Shalat: Meniti Jalan Niat, Takbir, dan Kesadaran Menuju Kehadiran Ilahi* karya Syekh Imran Abdillah mengajak pembaca mendalami dimensi lahir dan batin shalat. Melalui pendekatan tasawuf, shalat dipahami sebagai perjalanan penghambaan yang mendidik manusia untuk mengenal dirinya, menata niat, dan menyadari ketergantungannya kepada Allah. Pembahasan menyoroti niat sebagai arah hati dalam beribadah, takbir sebagai pengakuan atas kebesaran Allah, serta kesadaran sebagai jalan untuk menghadirkan hati sepanjang shalat. Pembaca diajak merenungkan hubungan antara bacaan, gerakan, dan sikap batin, sehingga pelaksanaan shalat menjadi ruang untuk memperbarui keikhlasan, merendahkan keakuan, dan memperdalam penghambaan. Dimensi syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat menjadi sudut pandang untuk memahami kedalaman ibadah dengan tetap berpijak pada tuntunan lahiriahnya. Ketertiban pelaksanaan shalat dan penghayatan batin saling melengkapi dalam menumbuhkan kekhusyukan serta kesadaran akan pengawasan Allah. Perjalanan ini berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Keikhlasan yang dilatih melalui niat, kerendahan hati dalam sujud, dan kesadaran ketika menghadap Allah diharapkan berbuah menjadi kejujuran, kesabaran, kasih sayang, serta tanggung jawab dalam berhubungan dengan sesama. Buku ini ditujukan bagi pembaca yang ingin memperdalam penghayatan shalat dan menjadikan ibadah sebagai sumber pembinaan jiwa. Sebuah ajakan untuk menghidupkan hati dalam setiap shalat, lalu membawa cahaya penghambaan itu ke dalam keluarga, pekerjaan, dan seluruh aktivitas kehidupan.
Unduh untuk perangkat lain: