Pada tanggal 1 Oktober 1981, tokoh masyarakat Banten yang terdiri dari ulama, tentara, umara, pengusaha, santri dan jawara mendirikan Universitas Tirtayasa (Untirta). Tanggal ini bertepatan dengan hari kesaktian Pancasila, tanggal 1 Oktober 1965. Peristiwa itu terkait dengan keberhasilan rakyat bersama ulama dan Tentara Nasional Indonesia menggagalkan gerakan makar Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tanggal 30 September 1965 yang berencana menggantikan ideologi Pancasila dengan paham lain. Pilihan tanggal keramat ini merupakan ekspresi sikap patriotik masyarakat Banten yang setia terhadap ideologi Pancasila, sekaligus menghendaki lahirnya insan cita, yakni sarjana berkarakter Pancasila. Sikap patriotik ini dijiwai oleh iman dan takwa kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa. Hal ini ditandai dengan keberadaan Masjid Muslim Pancasila di bagian depan kampus. Seiring gerak reformasi dan pembentukan Provinsi Banten pada akhir pemerintahan Bacharudin Jusuf Habibie, pada tahun 1999 Untirta dipersiapkan menjadi universitas negeri dengan nama lengkap: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Sedangkan nama masjid kampus menyandang nama intelektual muslim berkelas dunia asal Banten, yakni Syeikh Nawawi Al-Bantani.
Unduh untuk perangkat lain: