Buku Studi Kebantenan mengajak pembaca menyelami Banten secara menyeluruh-dari jejak sejarahnya yang panjang hingga wajah masyarakatnya hari ini. Diawali dengan kisah asal-usul wilayah ini sejak zaman purba, buku ini menelusuri bagaimana Banten tumbuh menjadi kerajaan Islam yang disegani, mencapai masa keemasan di bawah kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa, hingga akhirnya harus tunduk pada kekuasaan kolonial akibat perpecahan di dalam istana. Selain menyajikan sejarah politik, buku ini juga menggambarkan kehidupan sosial masyarakat Banten yang beragam-mulai dari struktur masyarakat di masa kesultanan, keberadaan suku Baduy yang teguh menjaga tradisi, hingga harmoni berbagai agama yang hidup berdampingan di wilayah ini. Pembaca juga diajak mengenal kekayaan budaya Banten lewat kesenian khasnya seperti bedug, angklung, dan calung, serta potensi ekonomi kreatif daerah ini mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga destinasi wisata. Tak ketinggalan, buku ini turut mengangkat peninggalan-peninggalan bersejarah seperti keraton, masjid kuno, dan benteng yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu Banten. Dengan gaya penyajian yang runtut, Studi Kebantenan cocok dibaca oleh siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat identitas, sejarah, dan kekayaan budaya Banten secara utuh dan mudah dipahami.
Unduh untuk perangkat lain: