Pernahkah Anda memperhatikan sehelai daun jati yang gugur di pinggir jalan? Bagi sebagian orang, itu hanyalah sampah organik yang menunggu untuk disapu atau dibakar. Namun, bagi seorang penggiat ekonomi kreatif, helai daun tersebut adalah "tinta" abadi yang menyimpan rahasia warna dan seni dari sang pencipta. Buku berjudul "Ecoprint: Mencetak Motif Daun Alami pada Kain dan Hijab" ini lahir dari sebuah kegelisahan sekaligus harapan. Gelisah melihat industri fast fashion yang kian membebani bumi dengan limbah kimia, namun menaruh harapan besar pada tangan- tangan kreatif para pelaku UMKM Indonesia yang mampu mengubah kearifan lokal menjadi komoditas global. Ecoprint bukan sekadar tren mencetak daun di atas kain. Ini adalah sebuah filosofi tentang kesabaran, harmoni dengan alam, dan ketelitian. Di dalam buku ini, kita tidak hanya akan bicara tentang teknis-bagaimana memilih kain atau berapa lama waktu pengukusan-tetapi kita akan membedah bagaimana mengubah hobi artistik ini menjadi sebuah entitas bisnis yang legal, terstandarisasi, dan menguntungkan.
Unduh untuk perangkat lain: