Buku ini mengangkat fenomena krisis kepercayaan terhadap pengetahuan di era kecerdasan buatan dan maraknya hoaks. Di tengah kemudahan akses informasi, masyarakat justru dihadapkan pada kebingungan dalam membedakan fakta dan manipulasi. Melalui pendekatan reflektif dan analitis, buku ini mengurai tantangan epistemologis yang muncul, sekaligus menegaskan pentingnya literasi, nalar kritis, dan etika informasi. Kumpulan tulisan dalam bunga rampai ini menjadi ajakan untuk menjaga pengetahuan sebagai fondasi peradaban, agar manusia tetap mampu berpikir jernih, mengambil keputusan tepat, dan tidak terjebak dalam arus disinformasi yang mengancam masa depan bersama.
Unduh untuk perangkat lain: