Bagaimana jika matematika tidak lagi sekadar rumus, tetapi hadir dalam budaya, karya, dan kehidupan nyata siswa? Buku CaRaKa STEM: Integrasi STEM, Culture Tamansiswa, dan Project-Based Learning untuk Pembelajaran Matematika SMP menawarkan model pembelajaran yang memadukan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM), Culture Tamansiswa, serta Project-Based Learning dalam pengalaman belajar yang bermakna. Berlandaskan filosofi Tri Sakti Jiwa-Cipta, Rasa, dan Karsa, model ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan koneksi matematika sekaligus keterampilan kolaborasi siswa. Melalui proyek berbasis kearifan lokal Yogyakarta, siswa diajak menghubungkan konsep matematika dengan artefak budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. Proyek maket pendopo dan batik motif kawung menjadi wahana untuk mengeksplorasi berbagai konsep matematika melalui proses memahami masalah, mengumpulkan data, merancang, membuat, mempresentasikan, dan merefleksikan karya. Dengan pendekatan ini, matematika tidak hanya dipelajari secara abstrak, tetapi dialami melalui proses berkarya dan memecahkan masalah nyata.Buku ini menyajikan landasan teoretis, komponen dan sintaks model CaRaKa STEM, indikator kemampuan koneksi matematika dan keterampilan kolaborasi, dua contoh proyek pembelajaran, serta panduan operasional bagi guru untuk merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengadaptasi model ke konteks budaya lokal lainnya. Ditujukan terutama bagi guru matematika SMP, buku ini juga bermanfaat bagi calon guru, mahasiswa, dosen, peneliti, dan pengembang perangkat pembelajaran yang ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang kontekstual, kolaboratif, dan berakar pada budaya.
Unduh untuk perangkat lain: