Di era kecerdasan buatan, menulis semakin mudah, tetapi menjaga orisinalitas, integritas, dan daya kritis justru menjadi tantangan. Apakah kita akan menjadi operator mesin yang sekadar menerima hasil AI, atau tetap menjadi arsitek kata yang mengendalikan setiap gagasan? Melalui buku Arsitek Kata, Dr. Hendri Juhana memperkenalkan Metodologi SADAR: Spesifikasi, Asistensi, Desain, Analisis, dan Redaksi. Kerangka kerja praktis ini membimbing pembaca memanfaatkan AI secara cerdas, kritis, etis, dan akuntabel dalam menyusun karya ilmiah maupun tulisan profesional. Buku ini mengajak dosen, mahasiswa, dan penulis menjadikan AI sebagai mitra berpikir, bukan pengganti nalar, kreativitas, dan tanggung jawab intelektual. Karena masa depan kepenulisan bukan milik mereka yang sekadar mampu menggunakan AI, melainkan mereka yang tetap sadar, kritis, dan berdaulat atas setiap kata yang ditulis.
Unduh untuk perangkat lain: