Di era digital, kecerdasan semakin mudah diasah, tetapi akhlak tetap membutuhkan keteladanan dan pendidikan. Bagaimana melahirkan generasi yang unggul dalam teknologi tanpa kehilangan empati, adab, dan jati diri? Melalui konsep Pendidikan Profetik, Dr. Hendri Juhana, S.Th.I., M.M. menawarkan perspektif pendidikan yang menempatkan akhlak sebagai fondasi dan kecerdasan sebagai kekuatan untuk berkarya. Buku ini mengajak orang tua, guru, dan pemerhati pendidikan membangun generasi yang cerdas digital, kokoh spiritual, serta berkarakter mulia. Sebab, kecerdasan membuka jalan menuju kesuksesan, tetapi akhlak menentukan arah dan makna kehidupan.
Unduh untuk perangkat lain: