Tidak semua perjuangan terlihat. Sebagian hanya dijalani dalam diam. Berjalan dalam Sunyi adalah refleksi tentang bertumbuh tanpa tepuk tangan. Tentang bekerja dengan jujur saat pengakuan belum datang. Tentang belajar diam-diam, menerima kritik, menahan ego, gagal, ditolak, lalu tetap melangkah. Buku ini bukan tentang jalan cepat menuju sukses, melainkan tentang menyiapkan diri, bahkan ketika takdir belum berpihak. Ditulis dengan bahasa yang tenang dan dewasa, buku ini menemani mereka yang merasa tertinggal, lelah, tetapi masih ingin bertumbuh-bukan untuk terlihat hebat, melainkan untuk menjadi utuh. Jika kamu sedang berjalan tanpa sorotan, buku ini mungkin sunyi, tetapi ia mengerti langkahmu.
Unduh untuk perangkat lain: