Buku ini disusun sebagai upaya menyikapi berbagai persoalan mendasar tentang jati diri bangsa Indonesia, bahwa: (a) Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan internal bangsa, yaitu semakin marak fenomena sosial dan budaya yang menggambarkan situasi kehidupan masyarakat yang semakin lemah komitmen terhadap nilai-nilai dasar kehidupan yang telah lama dijadikan sebagai pedoman hidup dan pandangan hidup bangsa. Sementara saat ini pada sebagian masyarakat lebih memilih dan berpegang pada nilai-nilai modern yang berorientasi pragmatis dan positivistik. Sebaliknya, nilai-nilai dasar (core values) kehidupan yang dulu diyakini sebagai nilai yang luhur, sekarang dianggapnya sebagai sesuatu yang sudah ketinggalan zaman (out of date). Faktanya sekarang, timbul berbagai anarkisme sosial yang mengarah terjadinya krisis jati diri bangsa; (b) Bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan era revolusi industri 4.0 yang serba "digitalized dan disruptive, tentu menuntut kesiapan kualitas SDM yang memiliki sikap mental dan jati diri yang kuat dalam menghadapi perubahan yang cepat dengan berbagai dampaknya. Perlu pemetaan masalah internal bangsa, akar permasalahan jati diri bangsa, dan (c) Kesadaran tanggung jawab moral Guru Besar/Profesor sebagai pemikir bangsa, melihat fenomena dan realitas sosial budaya tersebut tergerak dan terpanggil untuk memikirkan serta mencarikan akar permasalahan serta jalan keluar dari persoalan kebangsaan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia; (d) Sebagai refleksi rasa keprihatinan Dewan Profesor Undip dan Majelis Dewan Guru Besar PTN BH, berinisiasi menyelenggarakan Seminar Nasional Interaktif Jati Diri Bangsa.
Unduh untuk perangkat lain: