Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih luas bagi guru dan peserta didik untuk mengembangkan proses pembelaja ran sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat peserta didik. Oleh karena itu, implementasinya membutuhkan pengelolaan yang tepat agar keleluasaan tersebut dapat diwujudkan dalam proses pembelajaran yang bermakna. Manajemen kurikulum mem iliki posisi penting dalam mengarahkan berbagai sumber daya pen didikan, mengoordinasikan peran para pemangku kepentingan, serta memastikan proses pembelajaran berlangsung secara efektif, efisien, dan sesuai dengan tujuan pendidikan. Pengelolaan Kurikulum Merdeka pada hakikatnya merupakan tanggung jawab bersama. Guru, kepala sekolah atau madrasah, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan memiliki peran yang saling berkai tan. Kerja sama, koordinasi, pembagian tugas yang jelas, pemanfaa tan sumber daya secara efektif, serta orientasi yang konsisten ter hadap visi dan tujuan pendidikan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan kurikulum yang berkualitas. Prinsip terse but sejalan dengan pandangan bahwa manajemen kurikulum perlu dilaksanakan secara produktif, demokratis, kooperatif, efektif, efisien, serta berorientasi pada visi, misi, dan tujuan pendidikan.
Unduh untuk perangkat lain: