Perubahan zaman selalu membawa perubahan cara manusia berkomunikasi. Dulu, pesan dakwah banyak disampaikan melalui mimbar, majelis, pengajian, radio, televisi, atau pertemuan lang sung. Kini, ruang dakwah semakin luas. Media sosial, video pendek, podcast, kanal YouTube, hingga berbagai platform digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di ruang inilah generasi muda, terutama Gen Z, banyak mencari informasi, membangun pandangan, berdiskusi, dan bahkan menemukan jawaban atas per soalan hidup serta pertanyaan keagamaan. Gen Z tumbuh dalam lingkungan yang serba cepat, terbuka, visual, dan penuh pilihan. Mereka terbiasa menerima banyak infor masi dalam waktu singkat, membandingkan berbagai sumber, memberi komentar, membagikan konten, serta menentukan sendiri siapa yang ingin mereka ikuti. Kondisi ini membuat dakwah tidak cukup hanya hadir di ruang digital. Dakwah juga perlu me mahami cara berkomunikasi yang sesuai dengan karakter audi ensnya. Pesan yang baik tetap membutuhkan cara penyampaian yang tepat agar dapat diterima, dipahami, dan memberi pengaruh yang positif.
Unduh untuk perangkat lain: