Pendidikan tidak pernah berdiri sendiri dari perubahan sosial, teknologi, dan pola komunikasi masyarakat. Perkembangan era dig ital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi, mem bentuk persepsi, berkomunikasi, hingga menentukan pilihan ter hadap berbagai layanan, termasuk layanan pendidikan. Dalam situasi seperti ini, sekolah tidak cukup hanya mengandalkan kualitas akademik dan program unggulan yang dimiliki. Sekolah juga perlu mampu menyampaikan keunggulannya secara tepat, membangun kepercayaan, serta menghadirkan citra yang positif di tengah masyarakat. Persaingan antarlembaga pendidikan yang semakin dinamis membuat pemasaran sekolah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan lembaga pendidikan. Pemasaran sekolah bukan sekadar kegiatan promosi untuk memperoleh pe serta didik, tetapi berkaitan dengan bagaimana sekolah memahami kebutuhan masyarakat, mengembangkan layanan yang relevan, menyampaikan nilai yang dimiliki, dan membangun hubungan yang baik dengan siswa, orang tua, serta masyarakat. Karena itu, mana jemen pemasaran perlu dipandang sebagai salah satu cara sekolah membangun daya tarik sekaligus menjaga keberlanjutan lem baganya.
Unduh untuk perangkat lain: