Setiap orang pernah merasa hidupnya jalan di tempat. Bangun dengan masalah yang sama, bertemu dengan kegaga lan yang itu-itu lagi, lalu berharap suatu hari keadaan akan beru bah dengan sendirinya. Begitu pula dengan tokoh utama dalam novel ini. Ia merasa dunia tidak adil, hidupnya tidak pernah ber pihak, dan semua yang ia inginkan selalu terasa lebih mudah didapatkan orang lain. Tanpa sadar, ia lebih sering menyalahkan keadaan daripada melihat apa yang sebenarnya perlu diubah dari dirinya sendiri. Hari-harinya dipenuhi penyesalan, ketakutan, dan kebia saan lama yang terus berulang. Ia ingin hidup yang lebih baik, tetapi selalu takut mengambil langkah baru. Ia ingin berhasil, tetapi mudah menyerah ketika keadaan tidak sesuai harapan. Sampai akhirnya serangkaian peristiwa membuatnya ke hilangan beberapa hal yang selama ini dianggap akan selalu ada. Di titik terendah itulah ia mulai menyadari bahwa hidup tidak akan bergerak ke mana-mana jika dirinya terus menjadi orang yang sama.
Unduh untuk perangkat lain: