Tidak semua orang tumbuh dengan keberanian untuk menen tukan hidupnya sendiri. Ada yang terlalu lama mengikuti harapan keluarga, terlalu sibuk memenuhi standar orang lain, atau takut di anggap salah ketika memilih jalan yang berbeda. Tanpa disadari, hidup perlahan berubah menjadi daftar kewajiban yang harus di jalani, bukan perjalanan yang benar-benar dipilih dengan kesadaran sendiri. Berani Hidup dengan Pilihan Sendiri berangkat dari kegelisahan sederhana tentang betapa sulitnya menjadi diri sendiri ketika ban yak suara di sekitar kita merasa berhak menentukan apa yang paling baik. Pilihan sekolah, pekerjaan, pasangan, tempat tinggal, bahkan cara menjalani hidup sering kali tidak sepenuhnya lahir dari keingi nan pribadi. Ada rasa takut mengecewakan orang lain, takut gagal, dan takut harus menanggung akibat dari keputusan sendiri.
Unduh untuk perangkat lain: