Bagaimana dinamika tarekat membentuk wajah Islam Nusantara pada abad ke-19? Benarkah kritik terhadap praktik tarekat merupakan bagian dari pergulatan intelektual yang telah berlangsung panjang sejak berabad-abad sebelumnya? Melalui pembacaan mendalam terhadap naskah langka Nubdzah Tarekat, karya Syekh Salim Ibn Sumayr al-Hadrami, buku ini mengajak pembaca menelusuri jejak perdebatan keagamaan yang mewarnai Singapura dan Nusantara pada masa ketika arus haji. jaringan ulama, serta perkembangan sufisme mencapai titik penting dalam sejarah Islam kawasan ini. Dengan pendekatan filologi dan analisis wacana, buku ini tidak hanya menyajikan suntingan serta telaah atas manuskrip yang selama ini nyaris luput dari perhatian akademik, tetapi juga mengungkap motif, gagasan, dan kritik Salim Ibn Sumayr terhadap praktik tarekat yang dianggap mengabaikan fondasi syariat. Di tengah polemik antara dimensi lahiriah dan batiniah Islam, karya ini menghadirkan perspektif baru tentang hubungan antara sufisme, otoritas keagamaan, dan proses pembaruan pemikiran Islam di Nusantara. Sebuah bacaan penting bagi peneliti, akademisi, dan siapa pun yang ingin memahami sejarah intelektual Islam Nusantara secara lebih mendalam.
Unduh untuk perangkat lain: