Gurindam dua belas merupakan sebuah karya monumental yang ditulis oleh Raja Ali Haji, salah seorang sastrawaan besar yang berasal dari Riau. Meskipun Gurindam Dua Belas sudah ditulis sekitar dua abad yang silam tapi kedalaman makna, pesona keindahan bunyinya, serta kandungan isinya masih relevan dan masih bisa dinikmati samapai saat ini. Gurindam Dua Belas merupakan karya Raja Ali Haji yang paling terkenal dalam khasanah kesusastraan Melayu. Gurindam Dua Belas bukan berarti gurindam yang berjumlah dua belas buah. Akan tetapi, ia adalah gurindam yang berisi dua belas pasal. Tapi, meskipun hanya terdiri dari dari dua belas pasal. Gurindam dua belas menjangkau ranah yang cukup luas, mulai dari masalah ketuhanan, keluarga, etika pergaulan, dan kenegaraan. Ajaran moral yang terkandung dalam Gurindam Dua Belas merupakan suatu ajaran atau tuntunan moral setiap insan. Di dalamnya mengandung muatan pesan-pesan dakwah berkaitan persoalan ibadah, perseorangan, kewajiban raja, kewajiban anak terhadap orangtua, tugas orang tua terhadap anak, sifat-sifat bermasyarakat, dan sebagainya. Sebagai seorang sastrawan dan ulama'', Raja Ali Haji telah berhasil mempersembahkan sebuah karya yang tidak pernah lekang oleh zaman, karyanya Gurindam Dua Belas masih banyak dibaca oleh orang-orang sampai sekarang. Gurindam Dua Belas menjadi warisan budaya leluhur yang telah membentangkan cakrawala pemikiran Raja Ali Haji tentang hidup yang baik yang dicita-citakan dan merupakan impian setiap insan. Secara umum Gurindam Dua Belas telah menawarkan pesanpesan kehidupan yang berhubungan erat dengan sifat-sifat luhur manusia, memperjuangkan hak dan martabat manusia. Sifat-sifat tersebut meskipun diwarnai oleh nuansa Islami yang begitu kental, namun pada hakikatnya berlaku universal, yakni dapat diambil nilainya oleh semua manusia. Menghadapi keadaan krisis nilai kemanusiaan yang semakin tidak menentu ini dan ditengah kondisi bangsa yang semakin terpuruk akibat adanya degradasi moral yang sangat luar biasa dan memudarnya identitas kebangsaan, maka nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Gurimdam Dua Belas ini harus dikenalkan atau dimasyarakatkan kembali kepada generasi bangsa sebagai pandangan hidup yang bisa diambil mamfaat sebanyak-banyaknya. Buku yang ada di tangan pembaca ini yang berjudul, "Memasyarakatkan Budi Pekerti yang Terkandung dalam Gurindam Dua Belas: Raja Ali Haji" adalah salah satu upaya dari penulis buku ini untuk mengenalkan pesan-pesan moral atau nilainilai budi pekerti yang terkandung dalam Gurimdam Dua Belas kepada pembaca. Buku ini sangat istimewa karena penulis buku ini menghadirkan Gurindam Dua Belas menjadi mudah dipahami dan dihayati. Setiap pasal-pasal dalam Gurindam Dua Belas dijelaskan panjang lebar dengan gaya ungkap yang memikat dan enak dibaca. Penulis buku ini menjelaskan satu persatu dari pasal-pasal dalam Gurindam Dua Belas dengan cukup cerdas dan dengan pembahasan yang cukup luas. Dalam beberapa pasal dikutipkan beberapa ayat-ayat Al-Quran dan Hadist. Buku ini layak dimiliki oleh pembaca.untuk memahami pandangan hidup berkaitan dengan budi pekerti yang terkandung dalam Gurindam Dua Belas.
Unduh untuk perangkat lain: