Tidak ada pelayanan kesehatan yang dapat disebut bermutu apabila keselamatan pasien belum menjadi bagian dari setiap keputusan, tindakan, dan proses pelayanan. Keselamatan Pasien hadir sebagai buku yang membahas bagaimana sistem pelayanan kesehatan dapat dibangun agar mampu mencegah kesalahan, mengenali risiko, merespons insiden, dan menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih aman bagi pasien maupun tenaga kesehatan. Buku ini menguraikan keselamatan pasien secara menyeluruh, mulai dari pembentukan budaya keselamatan, pengelolaan kesalahan dan pelaporan insiden, komunikasi efektif, pencegahan infeksi, penggunaan obat yang aman, ketepatan identifikasi pasien, hingga pemantauan dan pengendalian risiko dalam tindakan operasi serta prosedur invasif. Pembahasan juga memperluas perspektif keselamatan pasien pada masa pascaoperasi, pemanfaatan teknologi kesehatan, pelayanan kesehatan mental, serta kebutuhan khusus pada pelayanan kesehatan anak. Keselamatan pasien ditempatkan bukan sekadar sebagai prosedur administratif, melainkan sebagai nilai dan budaya yang harus hidup dalam setiap tingkat organisasi pelayanan kesehatan dan menjadi bagian dari kompetensi tenaga kesehatan sejak proses pendidikan. Dengan pendekatan yang sistematis dan relevan dengan praktik pelayanan kesehatan, buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa kesehatan dan kedokteran, tenaga medis dan tenaga kesehatan, pengelola fasilitas pelayanan kesehatan, pendidik, maupun pembaca yang ingin memahami pentingnya membangun sistem pelayanan yang aman, responsif, dan berorientasi pada pasien. Melalui pemahaman yang utuh, buku ini mengajak pembaca melihat bahwa keselamatan pasien merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan ketelitian, komunikasi, pembelajaran berkelanjutan, teknologi yang tepat, serta komitmen organisasi untuk menjadikan keselamatan sebagai fondasi utama kualitas pelayanan kesehatan.
Unduh untuk perangkat lain: