Mengapa kebijakan publik yang dirancang secara matang sering kali gagal di lapangan? Bagaimana digitalisasi birokrasi-seperti Identitas Kependudukan Digital (IKD)-menghadapi kenyataan ketimpangan infrastruktur di wilayah 3T serta tantangan di tingkat akar rumput? Buku ini menyajikan analisis kritis mengenai kompleksitas kebijakan publik di Indonesia. Memadukan evolusi teori klasik hingga kontemporer (Multiple Streams, Public Choice, dan Hexahelix), buku ini mengupas tuntas: Realitas Implementasi: Menembus implementation gap antara naskah akademis dan aksi nyata. Paradoks Digitalisasi: Menguji efisiensi teknologi vs. keadilan sosial bagi masyarakat terpinggirkan. Peran Birokrasi Tapak: Bagaimana diskresi aparat lapangan menjadi kunci penentu suksesnya kebijakan. Masa Depan Tata Kelola: Merumuskan paradigma Collaborative-Digital Governance yang inklusif. Wajib dibaca oleh Akademisi, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan/Kebijakan Publik, Analis Kebijakan, dan Praktisi Birokrasi. umum tentang bagaimana suatu keadaan atau peristiwa terjadi dan sejarah suatu peristiwa. Dan buku ini didedikasikan untuk memacu rasa eksplorasi kita mendalami fenomena alam diseki
Unduh untuk perangkat lain: