Nala, gadis cilik berusia 10 tahun. Semasa Papahnya hidup menginginkan Nala menjadi penghafal Al Quran. Dengan bimbingan dari Papah, Nala berhasil menghafal sampai 3 Juz. Namun kemudian Papah meninggal, Nala menghentikan hafalannya. Hingga suatu ketika Nala kembali tergugah untuk mewujudkan keinginan Papah. Selain itu Nala ingin menunjukkan bhaktinya pada Papah. Dengan memberikan mahkota cahaya untuk Papah kelak di akhirat nanti. Kemudian Nala berjuang menghafal dengan cara masuk pondok pesantren. Namun itu tidak mudah. Semua butuh perjuangan dan tekad pantang menyerah. Berkat dukungan dari Mamah dan juga teman-teman satu pondoknya Nala pun berhasil menjadi santri dengan hafalan terbanyak untuk semester ini.
Unduh untuk perangkat lain: