Pariwisata halal tidak cukup hanya menghadirkan makanan halal, musala, dan label ramah Muslim. Di balik pengalaman wisata, ada persoalan lain yang sering luput: sampah, keberlanjutan lingkungan, posisi UMKM, manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta tata kelola destinasi. CIRCLE-HALAL: Arah Baru Pariwisata Halal Berkelanjutan mengajak pembaca melihat pariwisata halal dari perspektif yang lebih utuh. Buku ini mempertemukan nilai halal-tayyib dengan ekonomi sirkular, pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, dan pengelolaan destinasi berkelanjutan. Berangkat dari riset lapangan di Desa Wisata, buku ini menunjukkan bagaimana sampah, aktivitas wisata, kelembagaan lokal, dan potensi ekonomi dapat dibaca sebagai satu sistem. Dari sana lahir CIRCLE-HALAL, sebuah model tata kelola yang menghubungkan pemilahan sampah, pengolahan material, insentif ekonomi, nilai Islam, aktivitas wisata, dan peran kelembagaan. Tidak berhenti pada konsep, buku ini juga menghadirkan panduan praktis: audit destinasi, pengukuran sampah, pemetaan UMKM dan fasilitas ramah Muslim, rencana aksi 30-90-365 hari, hingga dashboard sederhana untuk evaluasi. Buku ini ditujukan bagi siapa pun yang ingin membangun destinasi halal yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga bersih, produktif, adil, dan berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: