Ulangan 6:4-9 disebut sebagai Shema Yisrael sekaligus menjadi credo atau Pengakuan Iman untuk mengakui dan mengasihi Tuhan Allah. Gagasan Shema Yisrael juga terdapat dalam Kitab Deutero Yesaya 44:1-8 di mana Tuhan Allah itu berkuasa dan berperan sebagai Penebus Israel. Dia adalah Raja dan satu-satunya Allah. Jangkauannya lebih luas, yaitu umat Allah secara menyeluruh (universal) sebagai keturunan Yakub. Umat Allah sebagai "keluarga Allah" - Family Deo harus tetap bersaksi bahwa Tuhan Allah yang esa sekalipun umat-Nya saat itu berada dalam Pembuangan Babilonia. Ada empat hal yang dikembangkan dari gagasan Shema Yisrael dalam Kitab Yesaya 44:1-8. Pertama, Allah memilih dan memanggil Israel menjadi hamba-Nya. Bahkan sebelum bumi dijadikan Allah sudah menetapkan mereka sebagai umat-Nya. Kedua, janji berkat yang dijanjikan melalui Roh Allah, artinya atas pemilihan dan pemanggilan itu Allah berjanji kepada umat-Nya bahwa Roh akan menyertai mereka. Ketiga, Allah itu Esa dan kedaulatanNya itu mutlak. Sebagai Allah yang Esa, terbukti bahwa Dia adalah Raja, Penebus dan Gunung Batu tempat, perlindungan umat-Nya. Keempat, Allah memilih dan menjadikan umat-Nya sebagai saksi kebenaran kepada dunia ini.
Unduh untuk perangkat lain: