Pada tahun 2014, dua desa di Kecamatan Tobelo Utara, Desa Mede yang mayoritas penduduknya menganut Kristen dan Desa Popilo yang sebagian besar penduduknya menganut Islam terlibat dalam aksi saling lempar batu. Hal tersebut menyisakan keresahan mendalam pada diri penulis buku ini yang kemudian mendorongnya mencari jawabannya. Buku ini hadir sebagai kontribusi signifikan dalam kajian sosiologi agama dan resolusi konflik berbasis kultural, khususnya dengan menempatkan musik hip-hop lokal di Maluku Utara sebagai karya nyata.
Unduh untuk perangkat lain: