Novel ini apik dari sisi cara bertutur, lugas, meski terkesan berhati-hati dan sering kali saya temui ada kegamangan, berusaha jujur untuk menghindari keberpihakan, dan yang menarik, ada keabsurdan ide yang cukup jeli ketika dengan gaya ''keakuan'' penulis berani memaparkan dengan gamblang pengaruh situasi luar terhadap dirinya, bahkan saat ia masih berupa janin di alam kandungan. Terlahir dari orangtua berbeda keyakinan, memaksa Julia kecil berada pada posisi rumit dalam mengakomodir pemahaman spiritual yang sering kali terkonfrontasi. Apalagi perdebatan dan pertengkaran kedua orangtuanya tentang masalah keyakinan ini terus berlangsung dari waktu ke waktu. Pertanyaan demi pertanyaan, protes demi protes seputar ketuhanan tercerabut keluar dengan sendirinya dari kepala gadis kecil Julia yang barangkali secara volume otak belum saatnya menghadapi situasi tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: