Sebagai ilustrasi, Anda dapat membayangkan: ketika seseorang tanpa pengetahuan, tanpa informasi, tanpa bekal, dan tanpa pengetahuan untuk bertahan hidup, tiba-tiba dilepas di tengah hutan belantara. Kalau hal itu berdasarkan permintaannya, maka dapat dipastikan ini merupakan langkah bodoh alias sama dengan bunuh diri. Ditilik dari segi religi, baik yang meminta dan yang memenuhi permintaan ini sama-sama berdosa. Orang yang meminta berdosa karena jelas berniat bunuh diri. Sedangkan orang yang memenuhi permintaan itu berdosa karena membiarkan orang lain bunuh diri. Artinya, tersesat di hutan belantara. Namun, masalahnya berbeda apabila kondisi yang sama seperti itu bukan atas keinginannya, tetapi ada kesengajaan dari orang lain yang tidak menginginkan keberadaannya. Orang tersebut memang direncanakan untuk tersesat di tengah hutan belantara. Ini dapat diartikan sebagai upaya pembunuhan. Tentu ditilik dari segi religi orang tersebut tidak berniat untuk bunuh diri sehingga tidak berdosa. Sebaliknya orang yang sengaja menyesatkannya jelas akan menanggung dosanya.
Unduh untuk perangkat lain: