POTENSI KAMPUNG TEMATIK: Identitas Lokal, Ekonomi Komunitas, dan Pariwisata Berkelanjutan

Sosial Ekonomi
POTENSI KAMPUNG TEMATIK: Identitas Lokal, Ekonomi Komunitas, dan Pariwisata Berkelanjutan

8 MB
ebook
0 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-623-132-856-4
eISBN
noeisbn
Tahun
2026
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Buku ini lahir dari sebuah pertanyaan sederhana yang ternyata tidak mudah dijawab: mengapa sebagian kampung di perkotaan bisa bertahan bahkan berkembang sementara yang lain meredup dan dilupakan? Jawabannya, seperti yang ditemukan di tiga kampung tematik Kota Tangerang Selatan, ternyata tidak selalu soal uang atau infrastruktur. Ia lebih sering soal identitas, kebersamaan, dan kemauan warganya untuk percaya bahwa kampung mereka punya sesuatu yang berharga untuk ditawarkan kepada dunia. Buku ini mendokumentasikan perjalanan tiga kampung yang memilih jalan berbeda namun tujuan yang sama: menjadi kampung yang hidup, bermartabat, dan berdaya secara ekonomi. Kampung Pulo Edukasi Tempe di Kelurahan Kedaung membangun tema dari industri rumahan yaitu keahlian fermentasi tempe yang sudah berlangsung lebih dari empat dekade, yang kini menjelma menjadi sentra eduwisata, produk olahan bermerek, dan jaringan distribusi yang menembus ratusan gerai ritel modern. Kampung Gowes Bambu Kuning di Kelurahan Parigi Baru membuktikan bahwa tema yang lahir dari bawah yaitu dari kebiasaan warga bersepeda pagi dan warung wedang jahe yang ramai di akhir pekan dan ini jauh lebih kuat dan berkelanjutan dari tema yang dipaksakan dari atas. Dan Kampung Ekowisata Keranggan di Kelurahan Keranggan menunjukkan bagaimana alam, kelembagaan yang solid, dan rantai nilai yang terintegrasi bisa mengubah tepi sungai menjadi destinasi wisata yang masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023. Ketiga kampung ini tidak dipilih karena sempurna. Mereka dipilih justru karena tidak sempurna dan karena di balik ketidaksempurnaan itulah tersembunyi pelajaran yang paling jujur dan paling berguna. Limbah tempe yang mencemari saluran air, rumpun bambu yang tergusur pembangunan tol, sungai yang kualitasnya bergantung pada apa yang terjadi jauh di hulu, semua tantangan ini diceritakan dengan terbuka, karena kampung tematik yang berhasil bukan yang tidak punya masalah, melainkan yang tahu masalahnya dan bergerak bersama untuk mengatasinya. Ditulis untuk tiga jenis pembaca. Bagi pengelola kampung dan aparat kelurahan, adalah panduan praktis: ada tujuh langkah memulai kampung tematik, kerangka pengukuran keberhasilan berbasis Triple Bottom Line, dan peta jalan pengembangan dalam tiga tahap yang bisa langsung diadaptasi. Bagi perencana wilayah dan pembuat kebijakan, adalah argumen berbasis data bahwa kampung bukan masalah perkotaan yang harus diselesaikan melainkan modal pembangunan yang harus dirawat. Dan bagi pembaca umum yang ingin mengenal wajah perkotaan Indonesia yang sering luput dari sorotan, buku ini adalah undangan untuk mengenal kampung-kampung luar biasa yang tersembunyi di balik gedung-gedung tinggi Tangerang Selatan.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Wawasan Ilmu

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Ekonomi

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Sosial Ekonomi

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
POTENSI KAMPUNG TEMATIK: Identitas Lokal, Ekonomi Komunitas, dan Pariwisata Berkelanjutan

POTENSI KAMPUNG TEMATIK: Identitas Lokal, Ekonomi Komunitas, dan Pariwisata Berkelanjutan

Forina Lestari, S.T., M.Sc., Ph.D.

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku