Pada anak-anak, giftedness sering dikaitkan dengan skor IQ tinggi, bakat istimewa, atau prestasi gemilang. Anak gifted diharapkan akan menjadi orang dewasa yang masyhur karena pencapaiannya. Namun, giftedness bukan sekadar kemampuan intelektual, keberbakatan, dan kemasyhuran. Giftedness adalah realitas psikologis yang membawa seseorang pada pengalaman psikis yang kaya. Banyak orang dewasa tidak menyadari dirinya gifted karena hidupnya biasa-biasa saja. Penemuan diri sering terjadi ketika seseorang mengalami tragedi atau krisis besar dalam hidupnya. Saat itu, seorang gifted mulai mengevaluasi pilihan-pilihan hidupnya selama ini. Penderitaan batin akan menjadikannya pribadi yang lebih baik dengan nilai-nilai yang lebih tinggi. Pada akhirnya jika terus bertumbuh, ia akan menjadi pribadi yang autentik, altruistik dan otonom. Pada puncak perkembangan ini, seseorang akan merasa damai dengan dirinya dan mencari kontribusi yang bisa diberikannya bagi dunia dan kemanuasiaan.
Unduh untuk perangkat lain: