Kematian Gus Dur adalah kehilangan besar bangsa Indonesia. Bukan hanya kaum Nahdliyyin atau umat Islam saja, melainkan seluruh lapisan masyarakat. Semasa hidupnya, Gus Dur dikenal sebagai tokoh yang sangat menghormati perbedaan dan melindungi kaum minoritas. Tidak heran jika Gus Dur mendapatkan gelar kehormatan sebagai Bapak Pluralisme. Gus Dur adalah sosok yang unik dan selalu mengundang tanda tanya. Keunikannya kerap mengundang kontroversi. Pernyataan-pernyataannya yang melawan arus terkadang terdengar seperti lelucon. Akan tetapi, jika diresapi, tidak sedikit lelucon tersebut mengandung makna lebih dalam. Banyak pernyataan yang dibungkus humor merupakan ironi yang terjadi di dalam kenyataan hidup sehari-hari. Oleh sebab itu, ketika membaca atau mendengar humor Gus Dur sering yang terjadi adalah tawa miris. Namun, tidak jarang pula joke-joke Gus Dur murni hanya sekadar humor biasa yang menggambarkan kepribadian yang hangat dan humoris. Telah banyak tulisan-tulisan yang mengulas Gus Dur dari mulai biografi , pandangan politik sampai tulisannya sendiri. Semasa hidup, Gus Dur terkenal pula sebagai budayawan, selain sebagai ketua PBNU dan politikus. Bahkan, Gus Dur adalah pengamat sepak bola andal. Buku yang ada di tangan pembaca juga berkaitan dengan Gus Dur. Namun, bukan biografi atau ulasan falsafah politiknya, melainkan kumpulan humor-humor segar yang pernah diucapkan Gus Dur. Mari tertawa 101 menit bersama Gus Dur.
Unduh untuk perangkat lain: