Tidak peduli dalam masalah apa, manusia selalu mempertahankan superioritasnya atas makhluk lain. Di muka bumi ini, manusia bertindak sebagai penguasa. Berdalih demi kepentingan pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan, alam dieksploitasi dengan segala macam cara. Memang, Tuhan telah mengizinkan manusia memetik manfaat dari apa yang disediakan alam. Akan tetapi, yang terjadi kemudian adalah manusia seperti lupa diri. Mereka menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan. Akibatnya, pada era sekarang manusia tengah diliputi ketakutan tentang isu-isu lingkungan hidup. Naiknya suhu bumi, perubahan iklim, punahnya beberapa spesies hewan dan tumbuhan, mencairnya salju abadi di kutub sampai isu bencana global adalah beberapa di antaranya. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, manusia seperti melupakan eksistensinya. Bagaimana berada di dunia, bagaimana proses penciptaan, apa tugas manusia di dunia, dan segala pertanyaan yang sejenis. Semua jawaban tersebut telah terumuskan dalam dogma-dogma agama. Manusia tinggal mempelajari dan menarik sintesis dari tesis yang ada. Namun, seperti pepatah ''banyak jalan menuju Roma'', ada banyak cara agar manusia menyadari eksistensinya. Salah satunya dengan sejenak merenungi bagaimana kehidupan ini berjalan dan berproses. Ternyata, ada banyak hal yang belum diketahui manusia. Jika diliputi kesadaran, hal-hal tersebut seperti menampar kedigdayaan manusia. Inilah bukti kebesaran Tuhan. Buku ini berisi kumpulan-kumpulan kisah yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. Mengapa? Karena beberapa kisah agaknya tidak masuk akal atau merupakan anomali dari kebiasaan yang umum terjadi. Kisah-kisahnya ringan dan menghibur, cocok dibaca untuk melepas penat lelah.
Unduh untuk perangkat lain: