Dunia ini dibentuk oleh orang-orang atau kelompok yang disebut radikal pada zamannya. Lebih dari seabad yang lalu, negeri ini dibangun oleh Boedi Oetomo yang dianggap radikal oleh pemerintah kolonial. Ketika Albert Einstein memunculkan teori relativitas, itu sangat radikal dalam dunia fisika. Ketika Bill Gates memimpikan bahwa di setiap rumah ada personal computer, dan di situ ada software buatan Microsoft, itu hal paling radikal yang megawali revolusi industri ke-4. Jadi kita tidak perlu takut disebut radikal. Karena yang menentukan baik buruknya bukanlah pemikiran radikal itu sendiri, tetapi bagaimana cara mewujudkan pemikiran itu." - Prof. Dr. Fahmi Amhar, alumnus Vienna University of Technology, Austria, Ilmuwan dan da''i lintas benua - Kata radikal ada yang berdimensi gelap, namun ada yang berdimensi terang. Sebab asal kata radikal bermakna akar. Wacana radikal gelap ala Barat telah mendominasi masyarakat dunia, namun hadirnya buku karya Doni Riw ini akan mengisi dimensi terang itu. Buku ini unik, seunik penulisnya. Membaca setiap goresan oena Doni Riw membuncahkan emosionalitas, kadang marah, sedik, optimis, serta sarat pencerahan spiritual dan intelektual. Satu hal yang tidak terbantahkan dari buku ini adalah asyik dibaca dan tidak membosankan." - Dr. Ahmad Sastra, penulis dan pengajar filsafat - Entah kenapa saya suka membaca bait demi bait tulisan bung Doni di sosial media. Tidak hanya karena gaya bertuturnya yang keren, tapi isi tulisannya yang beraroma radikla. Tulisan yang menembus pikiran dan perasaan terdalam. Tidak percaya? Bisa buktikan sendiri." - Nopriadi Hermani, Ph.D., penulis buku The MODEL Series -
Unduh untuk perangkat lain: