Buku Praktek Keterampilan Saman ini berasal dari dataran tinggi Gayo Lues, Aceh. Selain karena keunikan gerak yang cepat dan suara yang magis, juga mengundang decak kagum dan rasa penasaran untuk dipelajari. Kesenyawaan gerak antara pukulan tubuh, goyangan badan, dan gelengan kepala, menghasilkan beragam ekspresi gerak Saman yang tak terhitung jumlahny Penentuan Saman Pertunjukan untuk diangkat menjadi topik penulisan, menuntut eksplorasi alur penyajian Saman yang secara struktur performatifnya, dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: (1) pembuka, (2) isi bertumbuh, dan (3) penutup. Olehnya buku ini dimaksudkan sebagai bacaan praktik Saman sehingga sedikit dapat membantu bagi para pecinta Saman guna mempelajari dan turut menyebarluaskan di masyarakat pertunjukan. Tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan profesional tari dalam arti sempit, namun juga dapat dipakai di khalayak umum. Sebagai kado ulang tahun memperingati hari Saman sedunia yang ke 10, diharapkan buku ini dapat dijadikan sebagai tambahan bahan mata ajar seni di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, sanggar-sanggar, dan juga institusi lainnya. Isu-isu terkini terkait pelestarian Saman, sangat terbuka menuju penelitian selanjutnya.
Unduh untuk perangkat lain: