Buku kategori teknik transportasi berjudul Whoosh dari Proyek Kontroversial Menjadi Kebijakan Transportasi Nasional: Satu Rel, Seribu Meteran merupakan karya Edie Haryoto. Whoosh telah dibangun...... Rel telah terpasang. Stasiun telah berdiri. Kereta telah berjalan. Penumpang senang dan bangga. Namun perdebatan belum berhenti. Sebagian melihat Whoosh sebagai simbol kemajuan transportasi Indonesia. Sebagian lain melihatnya sebagai proyek yang sarat risiko fiskal, biaya tinggi, kecurangan, dan kontroversi kebijakan. Ternyata kesimpulan berbeda dapat lahir dari fakta yang sama Buku ini mengajak pembaca melihat Whoosh bukan sekadar sebagai proyek kereta api cepat, melainkan sebagai persoalan Kebijakan Publik. Melalui konsep yang unik "meteran diletakkan di mana" membahas Kereta Api Kecepatan Tinggi, yang terintegrasi dengan Kereta Api Eksisting, Jalan dan Penerbangan, dalam Ekosistem Transportasi Nasional. Juga membahas persoalan kelembagaan prasarana, legitimasi publik, hingga risiko fiskal dan teknis yang menyertainya. Pada akhirnya, pertanyaan terpenting bukan lagi apakah Whoosh seharusnya dibangun atau tidak. Pertanyaannya adalah: Bagaimana negara mengelola, mengintegrasikan, dan mengoptimalkan manfaat Whoosh sebagai bagian dari masa depan transportasi Indonesia? Karena satu rel yang sama dapat menghasilkan seribu penilaian yang berbeda.
Unduh untuk perangkat lain: