Buku kategori manajemen SDM berjudul Green Human Resource Management di Era Digital: Strategi, Teknologi, dan Tata Kelola untuk Organisasi Berkelanjutan merupakan karya Teuku Noerman. Buku ini hadir sebagai respons atas makin mendesaknya kebutuhan organisasi untuk mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam inti pengelolaan sumber daya manusia. Buku ini menegaskan bahwa keberlanjutan organisasi bukan semata persoalan teknologi, regulasi, atau investasi hijau, melainkan persoalan manusia-bagaimana karyawan direkrut, dikembangkan, diarahkan, dihargai, dan diberdayakan untuk menjadi penggerak utama transformasi hijau. Melalui sembilan bab yang sistematis, pembaca diajak memahami Green HR sebagai sebuah sistem yang menghubungkan manusia, teknologi, dan keberlanjutan secara terpadu: mulai dari fondasi konseptual dan kerangka AMO, employee green behavior, arsitektur pekerjaan hijau dan green skills, pelaporan data keberlanjutan tenaga kerja, green recruitment berbasis AI, green learning ecosystem, sistem reward dan recognition, employee voice digital, hingga tata kelola data, privasi, AI governance, dan human capital disclosure yang siap diaudit. Keunggulan buku ini terletak pada pendekatannya yang komprehensif sekaligus aplikatif. Tidak sekadar membahas praktik-praktik dasar Green HRM, buku ini mengeksplorasi isu-isu kontemporer yang masih jarang dibahas secara terintegrasi dalam literatur, seperti AI governance untuk HR, data lineage, sustainability assurance, human capital disclosure, employee voice digital, serta etika pemantauan perilaku berbasis teknologi. Setiap pembahasan dilengkapi dengan kerangka kerja, indikator kinerja, pendalaman kasus, dan acuan praktis yang langsung dapat diadaptasi oleh praktisi HR, manajer keberlanjutan, profesional ESG, maupun pemimpin organisasi. Buku ini juga menjelaskan bagaimana Green HR berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 dan SDG 12 sehingga menjadikannya referensi yang relevan tidak hanya bagi dunia korporasi, tetapi juga bagi akademisi, peneliti, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang ingin memahami masa depan pengelolaan manusia di era digital yang berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: