Buku kategori pariwisata berjudul Kolaborasi, Kearifan Lokal, dan Pembangunan Desa Wisata Mandiri merupakan karya Ni Luh Yulyana Dewi. Pengembangan desa wisata tidak pernah bisa berjalan sendiri, tetapi memerlukan keterlibatan banyak pihak yang bergerak bersama di dalam satu kerangka tata kelola yang terstruktur, saling percaya, dan berorientasi kepada tujuan yang melampaui kepentingan sektoral masing-masing. Buku ini hadir sebagai upaya untuk mengurai dan merefleksikan kompleksitas proses tersebut secara konseptual sekaligus praktis. Dengan bertumpu kepada perspektif collaborative governance, buku ini mengupas bagaimana desa wisata dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas aktor mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku industri, masyarakat, media, dan wisatawan di dalam kerangka yang dikenal sebagai Hexa Helix Model. Di dalam buku ini diuraikan dinamika kolaborasi secara menyeluruh: bagaimana prinsip bersama dibangun, bagaimana motivasi kolektif dirawat di tengah perbedaan kepentingan, dan bagaimana kapasitas para aktor dikembangkan agar tindakan bersama benar-benar dapat terwujud di lapangan. Buku ini juga mempertemukan Teori Administrasi Publik Modern, khususnya transformasi paradigma dari Old Public Administration menuju New Public Service dengan nilai-nilai filosofis kearifan lokal yang mengajarkan keseimbangan hubungan manusia dengan dimensi spiritual, sosial, dan ekologis kehidupan. Integrasi antara kerangka tata kelola kontemporer dan sistem nilai lokal yang telah hidup berabad-abad ini menjadi jantung dari argumen yang dibangun sepanjang buku. Disusun dengan sudut pandang teoretis-aplikatif, buku ini menawarkan model kolaborasi yang dapat diadaptasi sebagai referensi pengembangan desa wisata pada pelbagai konteks. Buku tidak hanya membedah kondisi yang ada, tetapi juga merumuskan model ideal yang dapat menjadi pijakan kebijakan dan praktik tata kelola yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan.
Unduh untuk perangkat lain: