Di tengah hiruk-pikuk zaman yang kerap mengaburkan batas antara diri sejati dan topeng-topeng sosial, buku ini menjelma sebagai taman hening bagi Generasi Z, khususnya dalam pelukan hangat budaya Sasak. Dengan pendekatan konseling yang memeluk tanpa syarat, pembaca diajak menyelami kedalaman samudra jiwa untuk menemukan kembali mutiara kesadaran diri yang selama ini terpendam. Setiap halamannya bagai siraman embun pagi yang membangunkan kegigihan yang hampir terlelap, mengajak kita berdialog dengan cermin hati dalam bingkai kearifan lokal yang tak lekang waktu.
Unduh untuk perangkat lain: