Sejalan dengan itu peningkatan kebutuhan kayu di dalam negeri sebesar 4 juta m3/tahun dalam lima tahun terakhir ini telah menyebabkan berkurangnya pasokan jenis-jenis kayu bangunan berkualitas tinggi Ketimpangan pasokan dan permintaan akan kayu bangunan berkualitas tinggi tersebut membutuhkan berbagai pendekatan, termasuk eksplorasi sumber "kayu baru", terutama dari jenis pohon endemik. Salah satu jenis "pohon" endemik yang tumbuh di wilayah timur Indonesia, terutama di Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah gewang (Corypha utan Lam.) (Flach dan Rumawas 1996; Irawanto 2013). Sayang sekali informasi tentang sifat-sifat dasar "kayu" gewang tersebut seperti struktur anatomi, sifat fisis, sifat mekanis, sifat kimia dan keawetannya belum dipublikasikan secara luas kepada masyarakat. Hal ini menyebabkan nilai guna dan pemanfaatan batang gewang tersebut sebagai bahan bangunan, khususnya untuk konstruksi perumahan rakyat kurang optimal, walaupun masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur sudah sejak lama menggunakannya sebagai bahan bangunan seperti untuk lantai dan dinding rumah.
Unduh untuk perangkat lain: