Judul buku ini dipilih penulis dengan menggunakan Kristen Saksi-Saksi Yehuwa untuk mengingatkan para pembaca tentang pengakuan iman mereka sebagai bagian dari kekristenan. Mereka menyebut diri Kristen dan tidak pernah menyatakan di luar kekristenan. Selain itu, penggunaan nama Kristen Saksi Yehuwa juga dimaksudkan untuk menghindari kesalahpahaman atas agama ini. Penggunaan nama Saksi-Saksi Yehuwa saja-tanpa kata Kristen di depannya, membawa pembaca pada alam pikiran agama Yahudi. Dalam pengalaman penulis ketika memberi pelatihan sesi strategi pembelajaran aktif bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia, pada umumnya para peserta salah dalam mengelompokkan Saksi Yehuwa ini. Dalam praktik strategi pembelajaran Card Sort, umumnya para peserta mengelompokkan Saksi-Saksi Yehuwa ke dalam salah satu aliran dari agama Yahudi. Itu karena kata Yehuwa di belakang nama tersebut identik dengan nama Tuhan dalam agama Yahudi yang disebut Yahweh. Buku ini ditulis untuk menambah kepustakaan tentang Kristen Saksi Yehuwa yang ditulis oleh outsider (pihak luar) dengan menekankan pendekatan ilmiah dan apa adanya. Apa adanya karena bersumber dari dalam,yakni publikasi-publikasi dari Saksi- Saksi Yehuwa sendiri. Dengan pendekatan demikian, tulisan ini tidak dimaksudkan kecuali sebagai sebuah studi objektif dan dapat menjelaskan hakikat Saksi-Saksi Yehuwa sebagaimana inginnya mereka imani.
Unduh untuk perangkat lain: