Pondok pesantren mempunyai peran yang sangat vital dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Pada awal berdirinya, pola pendidikan pesantren disesuaikan dengan keadaan dan budaya masyarakat saat itu, sehingga kita mengenalnya dengan pesantren tradisional. Seiring berjalannya waktu pesantren dipaksa menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman, sehingga terdapat pesantren yang bercorak modern yang kita kenal dengan nama pesantren modern. Dalam proses penyelenggaraannya, pesantren dipimpin seorang Kiai kemudian dibantu oleh ustaz yang hidup bersama di tengah para santri. Segala bentuk program pesantren hanya dapat berjalan dengan baik dan lancar apabila mendapat dukungan dari masyarakat maupun wali santri. Oleh karena itu, segala bentuk aspirasi masyarakat dan wali santri itu, harus dimanfaatkan dengan baik. Pondok pesantren memiliki pengalaman yang sangat panjang dalam membentuk dan membina karakter masyarakat, meningkatkan kerukunan, serta membina kehidupan umat beragama. Hal ini yang menjadikan pesantren sebagai lembaga yang paling efektif dalam pengembangan pendidikan karakter. Umumnya tujuan pendidikan di dalam pesantren yaitu: (1) membentuk santri menjadi manusia sempurna yang menjalankan ibadah lahir dan batin kepada Allah, (2) memiliki akhlak yang baik kepada sesama melalui kasih sayang, menghindari perpecahan antar sesama, tolong menolong dengan cinta, dan membentuk persahabatan yang indah, (3) peka terhadap lingkungan dengan selalu menjaganya agar tidak rusak.
Unduh untuk perangkat lain: