Buku Manajemen Keuangan Keberlanjutan hadir sebagai respons akademik terhadap dinamika sistem keuangan global yang kian kompleks, di mana isu keberlanjutan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan determinan utama dalam pengambilan keputusan keuangan modern. Selama beberapa dekade, paradigma konvensional hanya mengejar maksimalisasi nilai pemegang saham (shareholder primacy), namun pendekatan ini terbukti memicu eksternalitas negatif seperti degradasi lingkungan dan ketimpangan sosial. Buku ini menegaskan bahwa integrasi faktor Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) ke dalam manajemen keuangan adalah sebuah keniscayaan struktural untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Buku ini membedah evolusi teori keuangan dari fokus laba jangka pendek menuju value-based finance yang berorientasi jangka panjang. Landasan konseptual yang diusung mengintegrasikan Stakeholder Theory, CSR, dan Teori Modal Sosial. Di sini, perusahaan dipandang sebagai bagian dari ekosistem biofisik bumi, di mana keberhasilan tidak hanya diukur dari laba bersih, tetapi juga dari kontribusi terhadap kelestarian alam melalui natural capital accounting. Penulis menyoroti tantangan fragmentasi definisi universal dan kualitas data ESG yang sering kali menghambat konsolidasi ilmiah dalam disiplin ini.
Unduh untuk perangkat lain: