Buku Kemuridan dalam Tradisi Injil Markus dan Relevansinya bagi Gereja mengulas secara mendalam makna kemuridan sebagaimana digambarkan dalam Injil Markus, salah satu Injil yang menampilkan perjalanan Yesus dan para murid secara lugas, dinamis, serta penuh tantangan. Kemuridan dalam Injil Markus tidak hanya dipahami sebagai proses mengikuti Yesus secara fisik, tetapi sebagai panggilan untuk memahami identitas Yesus, meneladani sikap hidup-Nya, serta berani mengambil bagian dalam penderitaan, pengorbanan, dan pelayanan. Melalui penelusuran narasi Injil Markus, buku ini menyoroti karakter, dinamika, serta pergumulan para murid dalam memahami panggilan mereka. Kegagalan, ketakutan, dan pertumbuhan iman para murid menjadi cermin bagi kehidupan orang percaya sepanjang zaman. Pembahasan ini kemudian dihubungkan dengan kehidupan bergereja masa kini, sehingga kemuridan tidak berhenti pada wacana teologis, melainkan diwujudkan dalam sikap hidup, pelayanan, dan kesaksian gereja di tengah tantangan sosial dan spiritual yang terus berkembang. Buku ini diharapkan menjadi bahan refleksi dan pembelajaran bagi pelayan gereja, mahasiswa teologi, serta jemaat dalam memahami kemuridan sebagai perjalanan iman yang terus bertumbuh. Dengan mengaitkan tradisi Injil Markus dan konteks gereja masa kini, buku ini menawarkan pemahaman kemuridan yang relevan, kontekstual, dan membumi bagi kehidupan bergereja
Unduh untuk perangkat lain: