Pernikahan tidak selalu memberi jawaban. Sering kali ia hanya mengajarkan cara bertahan dan meluruskan arah. Buku ini menemani perjalanan rumah tangga yang dijalani dengan lelah, doa yang sunyi, dan cinta yang ingin tetap lurus. Ia tidak menjanjikan kebahagiaan tanpa luka, tetapi mengajak hati belajar bersandar kepada Allah ketika makhluk tidak mampu menjadi tempat pulang. Di dalamnya, cinta diletakkan pada tempatnya. Takdir diterima tanpa memutihkan dosa. Kesetiaan dijaga tanpa menuhankan manusia. Karena pernikahan bukan tujuan akhir. Ia adalah jalan pulang. Dan cinta sejati hanya kepada Allah.
Unduh untuk perangkat lain: