Buku referensi ilmiah ini hadir di tengah realita sosiologis masyarakat Indonesia yang cukup memprihatinkan. Di satu sisi, Indonesia dikenal sebagai bangsa dengan tingkat religiusitas yang sangat tinggi. Namun, di sisi lain, tingginya angka tersebut belum berbanding lurus dengan kondisi moralitas di lapangan, yang ditandai dengan maraknya dekadensi akhlak di berbagai lini kehidupan. Fenomena ini menegaskan adanya urgensi yang mendesak untuk melakukan revitalisasi dan kontekstualisasi model pendidikan akhlak berbasis pesantren agar dapat diadopsi secara lebih luas oleh lembaga pendidikan formal.
Unduh untuk perangkat lain: