Pasar modal Indonesia telah mengalami transformasi signifikan, dari perdagangan lantai konvensional menjadi pasar elektronik dengan eksekusi transaksi dalam hitungan milidetik. Pertumbuhan teknologi dan meningkatnya partisipasi investor institusional membentuk lanskap kompetisi informasi yang kompleks, sekaligus menghadirkan fenomena stealth trading-strategi pemecahan pesanan besar menjadi transaksi kecil atau menengah untuk meminimalkan dampak harga dan menghindari deteksi pesaing. Fenomena ini memiliki karakteristik unik di pasar modal Indonesia. Buku ini ditulis dengan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan teori mikrostruktur pasar, behavioral finance, dan institutional theory. Dari perspektif mikrostruktur, stealth trading merupakan respons rasional terhadap price impact dan adverse selection. Dari behavioral finance, fenomena ini terkait bias kognitif seperti anchoring, confirmation bias, dan herding, yang menciptakan peluang bagi informed traders. Dari perspektif institutional theory, strategi ini dianalisis sebagai adaptasi terhadap struktur informasi, khususnya pada perusahaan BUMN. Analisis empiris menggunakan data transaksi harian, laporan keuangan, dan indikator pasar, dengan fokus pada investor domestik versus asing, serta saham BUMN dan non-BUMN. Buku ini berkontribusi pada literatur mikrostruktur pasar di pasar berkembang, sekaligus memberikan wawasan praktis bagi manajer investasi dalam mengoptimalkan strategi eksekusi, regulator pasar modal dalam meningkatkan pengawasan dan perlindungan investor, riset keuangan perilaku, dan investor ritel dalam memahami kompleksitas informasi pasar.
Unduh untuk perangkat lain: