Luka kronik-khususnya diabetes-related foot ulcer (DFU)-merupakan masalah klinis yang kompleks karena sering disertai infeksi, inflamasi berkepanjangan, serta kegagalan pembentukan jaringan baru yang stabil. Madu Trigona (stingless bee honey) semakin banyak digunakan sebagai agen topikal, tetapi respons terapi dapat bervariasi karena perbedaan kondisi luka, lingkungan mikro luka, serta mutu produk madu. Buku ini menyajikan pembahasan terintegrasi berbasis evidence-based practice mengenai madu Trigona pada perawatan luka. Pembaca diajak memahami definisi, variasi, dan standardisasi madu Trigona; menelaah mekanisme kerja multi-target (antimikroba, antioksidan, antiinflamasi/ imunomodulasi, anti-biofilm); serta memahami peran pH luka dan dinamika mikrobiota sebagai faktor yang dapat menjelaskan heterogenitas respons klinis. Selain aspek ilmiah, buku ini menyediakan panduan aplikasi klinis yang operasional-mulai dari indikasi dan batasan penggunaan, persiapan luka, cara aplikasi dan pemilihan dressing sekunder, hingga monitoring indikator keberhasilan dan kriteria eskalasi bila terjadi perburukan-sebagai rujukan praktis sekaligus ilmiah bagi tenaga kesehatan dan peneliti di bidang perawatan luka.
Unduh untuk perangkat lain: