Buku ini lahir dari kegelisahan akademik sekaligus harapan bahwa memasuki abad kedua, Nahdlatul Ulama memerlukan pembacaan baru terhadap tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai jam''''iyyah diniyyah ijtima''''iyyah. Berbagai gagasan yang dituangkan dalam buku ini berupaya menghubungkan warisan pemikiran para muassis NU dengan dinamika kontemporer yang terus berkembang. Karena itu, pembahasan dalam buku ini tidak hanya menyoroti aspek historis Muktamar Ke-35, tetapi juga mengulas berbagai isu strategis seperti transformasi tata kelola organisasi, digitalisasi jam''''iyah, penguatan kaderisasi, rekontekstualisasi Aswaja, kepemimpinan abad kedua, dan lain sebagainya.
Unduh untuk perangkat lain: